Pelatihan diikuti karyawan PT KTH serta karyawan kontraktor mitra kerja. Perusahaan menghadirkan Rudi Hendarto, praktisi dari Segoro Intercom, sebagai narasumber utama.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi Hendarto memberikan materi pelatihan yang meliputi aspek teknis pengoperasian alat berat, prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengendalian risiko kerja, serta pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. Dengan materi yang komprehensif, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja di lapangan.
Materi tersebut dirancang untuk mendukung target perusahaan agar setiap operator memiliki kualifikasi teknis yang memadai, pemahaman keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional standar dalam mengoperasikan peralatan kerja.
“Operator yang kompeten dan tersertifikasi adalah fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Sertifikasi SIO ini bukan hanya formalitas, tetapi merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab profesional,” ujar Rudi Hendarto, narasumber dari Segoro Intercom.

Sementara itu, Indro Murdono, Kepala HRD PT Korintiga Hutani, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan nilai utama perusahaan. “Keselamatan kerja adalah nilai utama yang kami pegang teguh. Kegiatan ini mencerminkan komitmen kami dalam membangun budaya kerja yang selamat dan terintegrasi, tidak hanya untuk karyawan internal, tetapi juga bagi seluruh mitra kerja kami,” ungkapnya.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, PT KTH berharap para peserta dapat menjalankan tugas secara profesional, aman, dan bertanggung jawab, sehingga mendukung kelancaran operasional perusahaan secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang PT KTH dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan sistem kerja yang selaras dengan prinsip-prinsip K3 nasional. (Humas)